
Soropadan|Mediacakranews.com- Ratusan Jemaah dusun Krajan 11 ( dua) mengikuti bersholawat dalam Sadranan dusun dan Khataman TPQ Darusalam bertempat di AL- Maftuhiyyah Krajan 11( dua) Desa Soropadan Kecamatan Pringsurat,Kabupaten Temanggung Jawa Tengah.Minggu (16/2/2024).
“Kegiatan tersebut di hadiri oleh Habib Ahmad Bin Muhammad Assegaf Dan KH. Miftakhul Labib dari Elsamat Parakan serta Forkompincam Kecamatan Pringsurat Temanggung dan tokoh masyarakat di Dusun Krajan 11 (dua) kegiatan tersebut berjalan sukses tertib dan lancar hingga acara selesai di laksanakan.
Ketua panitia Ahmat Puji Achjani ( Zeni) ketika di wawancara oleh awak media cakra tentang kegiatan Krajan 11 bersholawat beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia serta seluruh warga dusun krajan 11( dua) saling bahu membahu sehingga acara tersebut bisa terlaksana tepat waktu lancar,tertib,dan sukses.kata Zeni
“Lebih lanjut beliau menambahkan tentang sadranan merupakan warisan nenek moyang yang turun temurun di laksanakan oleh masyarakat dusun krajan 11( dua) tradisi ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap nenek moyang kita.
Sadranan/ nyadran umumnya di laksanakan bulan Rojab atau Ruwah bulan syaban pada kalender Hijriyah yaitu yaitu satu bulan sebelum bulan Ramadhon.Berseh kubur untuk mendoakan para leluhur serta menyambut datangnya bulan Romadhon .Tegas Zeni.
“Sementara di tempat yang sama ustad KH.Miftakhul Lubab dalam tausiahnya menekankan iman dan keyakinan yang di ajarkan oleh baginda Nabi Muhammad SAW,seakan menjadi lentera seakan menjadi lentera yang menerangi dada muslimin.jelas KH Mifakhul Lubab
Agar tak gelap menghadapi dunia adapun Kehadiran Nabi Muhammad SAW, laiknya matahari yang bisa menerangi manusia setiap pagi,dengan iman, dikatakan Nabi laiknya bulan purnama.
“Nabi Muhammad SAW,bisa menerangi malam yang gelap gulita,selain itu beliau cahaya,di atas cahaya, yang bisa menerangi manusia dari kegelapan tutup KH.Miftakhul Lubab.
(Marno Cakra)
Tidak ada komentar