
Wonosobo|Mediacakranews.com-Lebih dari 2.200 warga dari berbagai latar belakang memadati seminar literasi digital yang digelar Sabtu, 25/4 di kampus Unsiq 2 Wonosobo menandai tingginya kepedulian masyarakat terhadap ancaman hoaks dan disinformasi di era media sosial.
Kegiatan ini diinisiasi Koordinator Nasional Gerakan Mantap Pilih Prabowo (GMPP), Mantep Abdul Ghoni, dengan melibatkan beragam elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, santri, hingga pengemudi ojek online.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menilai besarnya jumlah peserta menjadi sinyal kuat bahwa literasi digital kini bukan lagi isu pinggiran, melainkan kebutuhan mendesak.
“Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat tidak cukup hanya menjadi pengguna, tapi harus mampu memilah dan memverifikasi informasi sebelum membagikannya,” tegas Afif.
Ia menyoroti fenomena maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga informasi menyesatkan yang kerap beredar tanpa kontrol.
Menurutnya, kebiasaan membagikan informasi tanpa cek fakta justru berpotensi memperkeruh situasi sosial.
Karena itu, Afif mendorong agar edukasi literasi digital tidak berhenti di forum seminar, tetapi diperluas hingga ke lingkungan pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Di sisi lain, Mantep Abdul Ghoni mengaku jumlah peserta yang hadir jauh melampaui target awal sekitar 1.000 orang.
Tingginya partisipasi publik disebut sebagai bukti bahwa isu literasi digital semakin relevan di tengah masyarakat.
“Kita ingin membangun ekosistem informasi yang lebih sehat. Bukan berarti anti kritik, tapi perlu ada keseimbangan antara informasi negatif dan positif,” jelasnya.
Menurutnya, dominasi konten negatif di ruang digital harus diimbangi dengan penyebaran informasi yang konstruktif, terutama terkait pembangunan dan kemajuan daerah.
Seminar ini juga menghadirkan jurnalis senior Hersubeno Arief yang membahas pentingnya komunikasi publik yang bertanggung jawab serta peran masyarakat dalam menjaga kualitas informasi.
Melalui forum ini, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga bertransformasi menjadi pengguna media digital yang kritis, cerdas, dan produktif.
(**)
Tidak ada komentar