
Semarang|Mediacakranews.com— Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia, HUT TNI, serta HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0714/Salatiga menggelar Karya Bhakti pembersihan kawasan Rawa Pening di Dusun Sumurup RT 12/RW 04, Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., dengan melibatkan personel TNI bersama berbagai unsur lintas instansi dan masyarakat.
Selain anggota TNI, Karya Bhakti tersebut diikuti personel Kepolisian, Satpol PP, BPBD, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta warga masyarakat. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi wujud nyata sinergi dan gotong royong dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengatasi persoalan eceng gondok yang memenuhi sejumlah kawasan perairan Rawa Pening.
Dalam pelaksanaannya, pembersihan eceng gondok dilakukan menggunakan sejumlah peralatan dan kendaraan pendukung, yakni empat unit Kapal Berky, lima unit kapal ponton, satu unit excavator amfibi long arm, satu unit excavator long arm, tiga unit truk Damkar, serta empat unit dump truck.
Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho mengatakan, Karya Bhakti tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari besar nasional dan TNI, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan, khususnya kawasan Rawa Pening yang memiliki peran penting bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, HUT TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan eceng gondok yang tidak terkendali dapat mengganggu ekosistem perairan serta aktivitas masyarakat di sekitar Rawa Pening. Karena itu, diperlukan penanganan secara bersama-sama dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Ini merupakan bentuk sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat. Dengan bergotong royong, persoalan lingkungan seperti ini dapat kita tangani secara lebih optimal,” katanya.
Kegiatan Karya Bhakti tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Pembersihan eceng gondok dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan alat berat dan sarana angkut untuk mengangkat, mengumpulkan, serta memindahkan tanaman air tersebut dari kawasan perairan menuju lokasi yang telah ditentukan.
Sinergi lintas sektor dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga kebersihan dan kelestarian Rawa Pening bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Melalui Karya Bhakti ini, Kodim 0714/Salatiga berharap kondisi lingkungan Rawa Pening dapat semakin terjaga, aktivitas masyarakat di sekitar kawasan perairan menjadi lebih baik, serta semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi refleksi semangat pengabdian TNI kepada bangsa dan negara, dengan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi menjaga lingkungan dan kelestarian sumber daya alam.
Selain kegiatan karya bakti, pemberian bantuan sosial merupakan bentuk kepedulian TNI bersama seluruh unsur yang terlibat kepada masyarakat yang membutuhkan. Diharapkan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat.
Komandan Kodim mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan sinergitas, kepedulian, dan semangat gotong royong.
(Prabu Cakra)
Tidak ada komentar