Oplus_16908288Salatiga|Mediacakranews.com-Pemerintah Kota Salatiga menggelar forum konsultasi publik terkait Layanan Kesehatan, Hari Jadi hingga Nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Salatiga. Acara yang berlangsung di Aula Bhinneka RSUD, Rabu (30/4/25), ini menjadi ruang diskusi terbuka antara pemangku kepentingan, akademisi, serta tokoh masyarakat untuk memilih nama yang akan menjadi identitas rumah sakit milik Pemkot Salatiga.
Beberapa nama telah masuk dalam daftar rekomendasi, diantaranya RS. Raden Patah, RS. Damarjati, RS dr. Subargad, RS Sida Dewi dan lainnya. Nama-nama tersebut masuk dalam daftar usulan baik dari masyarakat maupun dari tim pengkaji berdasarkan nilai historis, kultural, dan harapan akan pelayanan kesehatan yang optimal dan humanis.
“Saya mau sampaikan, harapan dari pemberian nama itu pasti ada nilainya dan doa didalamnya. Karena RSUD berada di bawah pemerintah kota langsung, maka nanti ada dua, kalau bukan Perda (Peraturan Daerah) ya harus Perkada (Peraturan Kepala Daerah)β. ujar Dance Ishak Palit selaku Ketua DPRD Salatiga. Forum ini juga menghadirkan tim pengkaji dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta insan kesehatan. Turut hadir Wali Kota, Sekretaris Daerah, dan sejumlah awak media.
Dalam diskusi, masing-masing nama memiliki latar belakang kuat. Misalnya, Raden Patah dikenal sebagai Wali Kota pertama, dr. Subargad merupakan tokoh kesehatan dan sebagai kepala dinas Kesehatan pertama di Salatiga. Sementara itu, Sida Dewi adalah Dewi Kesehatan dan Damarjati merupakan tokoh yang kental dengan kearifan budaya Jawa dalam penyebaran Islam di Kota Salatiga.
βTerkait penamaan rumah sakit, saya kira tidak perlu mengedepankan ego masing-masing, tetapi yang lebih penting dari itu adalah memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Terkait nama ini, sudah banyak yang masuk dan nanti kalau sudah kita rampingkan akan kita putuskan bersama-sama dengan dewanβ, ujar Wali Kota Robby Hernawan.
Penetapan nama resmi RSUD Kota Salatiga akan diumumkan dalam waktu dekat setelah mempertimbangkan hasil forum dan rekomendasi dari tim pengkaji. Nama tersebut juga akan berkaitan erat dengan penentuan hari jadi rumah sakit, yang dirancang menjadi momen reflektif dan peringatan tahunan. Melalui forum ini, Pemerintah Kota Salatiga berharap RSUD tidak hanya unggul dalam layanan medis, tetapi juga memiliki identitas kuat yang menjadi kebanggaan seluruh lapisan masyarakat.
(*)
Tidak ada komentar