
Sragen|Mediacakranews.com – wisata petik melon hadir kembali di Kabupaten Sragen dengan menawarkan pengalaman unik petik dan santap melon langsung dari kebunnya. Terletak di Desa Tegalombo, Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen.Kamis (4/12/2025).
Green house milik BUMDES desa Tegalombo menawarkan melon jenis premium yang terkenal dengan daging buahnya yang manis dan tekstur Renyah ketika digigit , sekitar 500 pohon melon tumbuh subur dengan dua varietas berbeda sweet Hami dan Lavender.
Pengunjung dapat kesempatan untuk memilih sepuasnya buah melon yang diinginkan . Selain itu, mereka juga dapat menikmati momen berfoto dengan latar belakang pohon melon menambah pengalaman berkesan selama berkunjung.
Tak mau ketinggalan dengan warganya , Sekcam Kalijambe Asna Ridho fausan s.stp menjadi konsumen pertama ikut panen Buah Melon , Melon – melon yang di petik langsung di jual dengan harga Rp 25 ribu/ kg.
Salah satu pengunjung asal Gemolong ,Asih mengaku antusias dengan pengalaman pertamanya memetik melon secara langsung.
βKita sambil membeli melon, merasakan sensasi yang luar biasa sekaligus jalan-jalan,β ujarnya.
Menurutnya, setiap jenis melon memiliki karakteristik rasa berbeda. βYang warna Hijau lebih keras, Renyah, kalau yang kuning manisnya pas,β ucapnya sambil tersenyum.
Widadi selaku PJ Desa Tegalombo, Menjelaskan green house yang dikelola Bumdes itu berukuran 10 meter x 25 meter , ditanami 500 batang pohon melon dan setiap pohonnya hanya memiliki satu buah agar hasilnya maksimal sebagai melon premium.
Dalam Panen perdana ini menghasilkan kurang lebih sekitar satu ton , Meski memiliki kualitas premium, harga melon di lokasi ini tetap terjangkau. Pengunjung juga tidak dikenakan tiket masuk , βPer kilo rata-rata Rp25.000. Tidak ada tiket masuk, cukup membeli saja .
Dengan konsep wisata petik buah yang menawarkan pengalaman langsung, harga ramah di kantong, dan kualitas buah yang terjaga .Green house melon di Desa Tegalombo ini kedepannya diharapkan menjadi destinasi agro yang menarik bagi warga kalijambe dan sekitarnya.
Selanjutnya, program tanam melon ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang sesuai dengan insruksi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal , untuk program ketahanan pangan di desa itu dibagi menjadi tiga bidang, yaitu pertanian, peternakan, dan perikanan ” Pungkasnya.
(Suparno)
Tidak ada komentar