Bupati Ikut Panggul Patung Perunggu dr Cipto Mangunkusumo

Tim Redaksi
4 Mar 2025 22:08
2 menit membaca

Ungaran|Mediacakranews.com-Bupati Semarang H Ngesti Nugraha mengatakan semangat perjuangan pahlawan nasional dr Cipto Mangkusumo harus terus digelorakan. Jasanya dibidang kesehatan bagi rakyat jelata dan pergerakan kemerdekaan perlu dikenang dan diwariskan kepada generasi muda. “Terima kasih kepada komunitas seniman Ambarawa dan pematung dari Hanoman  Art yang telah menyelesaikan patung ini sehingga dapat menjadi inspirasi generasi muda,” kata Bupati saat menerima patung dada dr Cipto Mangunkusumo di Kampung Kupang Tegal , Kelurahan Kupang, Ambarawa , Selasa (4/3/2025) sore.

Penyerahan dilakukan oleh perwakilan seniman patung dari Hanoman Art, Adi Nugroho. Selanjutnya patung dari perunggu itu diserahkan kepada perwakilan keluarga besar dr Cipto Mangunkusumo, Titik Widiyana. Perempuan paruh baya itu adalah cucu keponakan  dr Cipto Mangunkusumo.

Saat sambutan Titik berharap pemasangan patung dada kakeknya itu dapat menjadi pengingat generasi muda akan nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan sang Pahlawan.
Sebelum dipasang di kawasan pemakaman keluarga di lingkungan Kupang Tegal, patung seberat 150 kg dan tinggi 100 cm itu diarak dalam balutan kirab budaya dari Lingkungan Pasar Gamblok. Menempuh jarak sekitar 1,5 meter, patung ditandu oleh delapan  anggota TNI secara bergantian. Puluhan orang laki-laki dan perempuan berpakaian adat Jawa ikut serta.

Ikut serta Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy, Sekda Djarot Supriyoto dan Plt Camat Ambarawa Dewanto serta pejabat lainnya.

Sampai di kompleks makam keluarga, patung diletakkan diatas tonggak beton. Bupati H Ngesti Nugraha dan keluarga dibantu petugas  ikut serta memanggulnya.

Salah seorang pematung, Adi Nugroho menjelaskan pekerjaan itu diselesaikan selama dua bulan sejak Januari lalu. “Kami melakukan ritual spiritual dan mendapatkan gambaran untuk membuatnya. Jadi tidak ada kesulitan,” terangnya. Selain itu, Adi memang mumpuni sebagai pematung. Salah satu karya monumentalnya adalah patung Bunda Maria Assumpta di kompleks Gua Maria Kerep Ambarawa. Patung setinggi kurang lebih 42 meter itu bahkan disebut sebagai yang tertinggi di Asia Tenggara.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *