Dandim 0714/Salatiga Ajak Masyarakat Ganti Karangan Bunga Dengan Bibit Pohon Buah Sebagai Simbol Ucapan Selamat HUT TNI Ke 80

Tim Redaksi
3 Okt 2025 15:10
2 menit membaca

Salatiga|Mediacakranews.com-
Sebagai bentuk apresiasi dan ucapan selamat HUT TNI Ke 80 berbagai instansi pemerintah, lembaga, serta masyarakat umum mengirimkan bibit buah dan tanaman yang berjejer memenuhi sisi jalan di sekitar Kodim 0714/Salatiga,Pemandangan penuh warna ini menjadi bukti dukungan moral yang besar dari berbagai pihak terhadap TNI.

Dalam pernyataannya, Dandim 0714/Salatiga Letnal Kolonel Inf Guvta Alugoro Koedoes menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan oleh berbagai pihak. Namun, ia juga mengutarakan sebuah gagasan yang sangat inspiratif dan bernilai tinggi dalam konteks keberlanjutan lingkungan.

“Saya sangat mengapresiasi segala bentuk ucapan dan dukungan dari masyarakat serta berbagai instansi. Namun, akan jauh lebih bermanfaat jika tradisi memberikan karangan bunga diubah menjadi pemberian bibit pohon hidup,” ungkapnya.

Letkol Inf Guvta menekankan bahwa bibit pohon, terutama yang menghasilkan buah, akan memberikan manfaat jangka panjang baik dari sisi ekologi maupun ekonomi. Ia menyebut bahwa beberapa ucapan selamat yang diterimanya bisa berbentuk bibit pohon seperti durian, mangga, kelengkeng, dan jenis tanaman produktif lainnya.

“Bayangkan jika setiap karangan bunga yang biasanya hanya bertahan beberapa hari digantikan dengan pohon hidup yang bisa tumbuh, memberikan oksigen, serta menghasilkan buah. Ini akan jauh lebih berguna, terutama dalam mendukung program penghijauan yang kini semakin dibutuhkan di berbagai wilayah,” tambahnya.

Inisiatif ini tak hanya mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga memperlihatkan sisi humanis dan visioner dari seorang prajurit TNI. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengubah paradigma dalam memberi ucapan selamat dari simbol estetika semata menjadi simbol kehidupan yang berdampak nyata.

Langkah kecil ini diharapkan bisa menjadi pemantik gerakan yang lebih luas, dimana tradisi-tradisi formal di institusi dan masyarakat bisa diarahkan untuk mendukung pelestarian alam. Harapannya, tradisi semacam ini dapat ditiru oleh satuan militer lainnya maupun instansi sipil.

Dengan adanya perubahan kecil yang bermakna ini, TNI tidak hanya menjadi garda terdepan dalam pertahanan negara, tetapi juga pelopor dalam menjaga kelestarian alam untuk generasi.

(Prabu Cakra)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *