
Ungaran|Mediacakranews.com-Bupati Semarang H Ngesti Nugraha mengajak segenap komponen daerah untuk memberikan masukan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang sedang dalam proses perbaikan. “Pada akhirnya nanti terwujud dokumen perencanaan yang berkualitas dan mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat ,” tegasnya saat membuka acara forum konsultasi publik rencana awal RPJMD 2025-2029 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sematang di Ungaran , Senin (17/3/2025) .
Bupati memaparkan salah satu tujuan penyusunan RPJMD 2025-2029 adalah meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM ) yang tangguh dan berdaya saing. Salah satu indikatornya adalah usia harapan hidup (UHH) warga. Pada tahun 2024, UHH tercatat 76,15 tahun . Angka itu meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 73 tahunan.
Tujuan lainnya antara lain meningkatkan mutu penanganan kemiskinan, daya saing ekonomi daerah, mewujudkan reformasi birokrasi dan mutu pelayanan publik serta meningkatkan mutu pembangunan antar wilayah untuk mengurangi kesenjangan infrastruktur pelayanan dasar.
Wakil Ketua DPRD , H Umar Sujadi yang menjadi narasumber pada acara itu berharap ada kesamaan pemahaman tentang prioritas pembangunan . Menurutnya , program penyediaan air bersih , perbaikan rumah tidak layak huni dan bantuan bagi lembaga pendidikan dan keagamaan serta pengembangan olahraga dan seni budaya perlu dilanjutkan . Selain itu juga pemberdayaan petani serta bantuan keuangan untuk pembangunan infrastruktur . “Pokok pikiran itu diperoleh dari penyerapan aspirasi saat reses anggota dewan , ” ungkapnya.
Kepala Bapperida , M Muslih melaporkan konsultasi publik RPJMD 2025-2029 merupakan amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. “Tujuannya untuk mendapatkan masukan dari para pemangku kepentingan sebagai tahap awal penentuan kebijakan prioritas dan arah kebijakan rancangan awal RPJMD ,” terangnya.
Hadir pada acara itu Wabup Hj Nur Arifah, Sekda Djarot Supriyoto, pimpinan OPD dan segenap pemangku kepentingan.
(*/Jun/Cakra )
Tidak ada komentar