Tingkatkan Kemandirian Usaha Produktif Pemerintah Kota Serahkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial Kewirausahaan Penyandang Disabilitas

Tim Redaksi
12 Mar 2025 12:24
Daerah 0 210
2 menit membaca

Salatiga|Mediacakranews.com-Sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian melalui usaha produktif, Rabu (12/03) pagi, Pemerintah Kota menyerahkan bantuan ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) Kewirausahaan bagi Penyandang Disabilitas Tahap II Tahun 2025 di Rumah Singgah Negara Kota Salatiga. Wakil Wali Kota Salatiga secara langsung menyerahkan bantuan ini didampingi oleh Sekretaris Daerah, Plh. Kepala Dinas Sosial, dan perwakilan Sentra Antasena Magelang Kementerian Sosial RI.

Plh. Kepala Dinas Sosial Kota Salatiga, Martini, SKM., M.Kes. menyampaikan bahwa bantuan ini diserahkan kepada seluruh penyandang difabel di empat kecamatan yang sudah lolos proses pendataan dan asesmen lapangan oleh Dinas Sosial bersama dengan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) secara door to door. β€œPenerima manfaat sebanyak 25 orang dengan nilai bantuan kisaran 3-4 juta rupiah dalam bentuk barang. Untuk sebaran penerima manfaat berdasarkan domisili, untuk Kecamatan Sidorejo di Kelurahan Kauman Kidul ada dua, Kelurahan Blotongan ada satu, Kelurahan Salatiga ada satu, Kelurahan Sidorejo Lor ada dua, Kelurahan Bugel ada satu. Wilayah Kecamatan Sidomukti di Kelurahan Kalicacing ada satu dan di Kelurahan Mangunsari ada dua. Untuk Kecamatan Argomulyo di Kelurahan Ledok ada dua, Kelurahan Kumpulrejo ada dua, Kelurahan Noborejo ada dua, Kelurahan Randuacir ada satu, dan Kelurahan Cebongan ada dua. Untuk Kecamatan Tingkir di Kelurahan Kutowinangun Lor ada tiga, Kelurahan Kalibening ada satu, Kelurahan Tingkir Lor ada satu. Penyerahan bantuan tahap I sudah diserahkan tanggal 26 Februari 2025 yang lalu, dan pada hari ini Rabu 12 Maret 2025 merupakan penyerahan tahap II.”

Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, berharap program ini akan menjadi pemantik semangat kemandirian para penyandang difabel. β€œSaya memberikan apresiasi dan turut bangga kepada teman-teman difabel yang memilih untuk tidak menyerah dengan keterbatasan yang dimiliki. Melainkan berdamai dengan diri sendiri, menerima, mau terus belajar dan menggali potensi diri sehingga mampu berdikari untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Hal ini sungguh memberikan inspirasi kepada kita semua untuk hidup semangat dan pantang menyerah. Saya berharap dengan adanya program ini akan lebih mendongkrak semangat kemandirian kaum difabel sekaligus membuka kesempatan untuk terus berkembang bahkan pada saatnya mulai mencoba merintis usaha baru dari modal yang dihasilkan.”

(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *