
Kab.Semarang|Mediacakranews.com – Anggota Koramil 10/Sumowono melaksanakan kegiatan pembersihan material tanah longsor di dua lokasi berbeda, yakni di Desa Piyanggang dan Dusun Jambe, Desa Candigaron, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini dilakukan menyusul hujan deras yang melanda wilayah tersebut dan menyebabkan longsor serta menutup akses jalan warga.Senin(23/02)
Untuk di Desa Piyanggang tanah longsor menutupi akses jalan sedangkan di Dusun Jambe pembersihan material Talut Longsor menimpa Rumah Mbah Marsih.
Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Semarang mengakibatkan tebing di beberapa titik mengalami longsor. Material berupa tanah, batu, dan pepohonan menutup badan jalan sehingga menghambat aktivitas masyarakat setempat.
Menanggapi kejadian tersebut, anggota Koramil 10/Sumowono bersama warga dan perangkat desa setempat segera turun ke lokasi untuk melaksanakan kerja bakti. Dengan menggunakan peralatan manual seperti cangkul, sekop, dan alat seadanya, mereka bahu-membahu membersihkan material longsor agar akses jalan dapat segera dilalui kembali.
Danramil 10/Sumowono Lettu Arm Deni Rusmawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat serta bagian dari tugas pembinaan teritorial di wilayah binaan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi.
“Kerja sama antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi situasi seperti ini. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan siap membantu apabila terjadi bencana lanjutan,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keselamatan dan ketahanan wilayah, khususnya di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang.
Danramil Sumowono melalui para Babinsa nya senantiasa mengingatkan warga Masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati dengan kondisi cuaca akhir-akhir ini,”Apalagi wilayah geografis Sumowono yang banyak pegunungan dan perbukitan sehingga rawan terjadinya tanah longsor”pesan Kapten Deni.
(Cakra)
Tidak ada komentar