Para Raja Dunia Bakal Berkumpul di Salatiga, Ada Apa Sebenarnya?

Tim Redaksi
26 Jun 2026 12:51
2 menit membaca

Semarang|Mediacakranews.com – Kota Salatiga bersiap menjadi pusat perhatian dunia dengan menggelar Festival Adat Budaya Nusantara ke-7 pada 24–28 Juli 2026 mendatang.

Gelaran megah ini akan menyatukan ratusan pemimpin adat dalam sebuah momentum pelestarian tradisi yang luar biasa.

Acara ini dipastikan berlangsung meriah karena tingginya antusiasme para pemimpin adat dari berbagai penjuru dunia.

Ketua Panitia Festival Adat Budaya Nusantara ke-7, Dance Ishak Palit mengatakan, hingga saat ini sekitar 37 raja dari luar negeri dan hampir 80 raja dari berbagai daerah di Indonesia, telah mengonfirmasi kehadiran.

Secara keseluruhan, lebih dari 100 raja, sultan, dan pemangku adat dari dalam maupun luar negeri, dijadwalkan menghadiri Festival Adat Budaya Nusantara ke-7 di Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada 24–28 Juli 2026.

Festival skala internasional ini terwujud berkat kerja sama yang solid antarinstansi. Dia menjelaskan, Festival Adat Budaya Nusantara merupakan kolaborasi Pemerintah Kota Salatiga dengan Masyarakat Adat Nusantara (Matra), organisasi yang mewadahi 267 kerajaan dan kesultanan di Indonesia, serta memiliki jejaring dengan kerajaan di berbagai negara.

Rangkaian acara telah disusun secara menarik untuk mengisi pergelaran selama hampir sepekan tersebut. Selama lima hari penyelenggaraan, festival akan diisi berbagai agenda, di antaranya Royal Dinner dan Festival Putri Keraton pertama.

Momentum paling krusial dari festival ini terletak pada hari penutupan, di mana sebuah komitmen tertulis akan disahkan. Puncak acaranya, para raja, sultan, dan pemangku adat, akan menandatangani Piagam Salatiga.

Piagam tersebut berisi deklarasi bersama untuk memperkuat peran kerajaan dan keraton, dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya bangsa.Langkah ini dinilai sangat strategis untuk membentengi identitas bangsa di tengah arus modernisasi.

“Ketahanan adat dan budaya bangsa ini ada di kerajaan-kerajaan dan keraton-keraton. Karena itu kami menyiapkan Piagam Salatiga, yang akan ditandatangani seluruh kerajaan bersama unsur pemerintah,” ujar Dance, saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Kamis (25/6/2026), kepada awak media.

Dance yang juga Ketua DPRD Kota Salatiga ini menambahkan, Festival Adat Budaya Nusantara telah memasuki penyelenggaraan kali ketujuh. Sebelumnya, kegiatan serupa pernah digelar di sejumlah daerah, antara lain Borobudur, Bali, dan Jambi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun memberikan restu penuh terhadap agenda besar ini. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menyambut baik dan mendukung penyelenggaraan festival tersebut. Pihaknya dijadwalkan menghadiri rangkaian kegiatan pada 25 Juli 2026. (GJ/Red).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *