
Salatiga|Mediacakranews.com – Bulan Ramadan dinanti-nanti seluruh warga Muslim di seluruh penjuru dunia. Tak terkecuali para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berada di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga.
Walaupun sedang menjalani masa penahanan, tidak menyurutkan semangat untuk memperbanyak amalan ibadah di bulan penuh rahmat. Terlihat para WBP dengan khusyu dan antusias mengikuti shalat isya dilanjutkan dengan tarawih berjamaah.
Sebelum pelaksanaan shalat berjamaah, Kepala Rutan Salatiga Redy Agian mengatakan momentum bulan Ramadan ini dijadikan sarana untuk memperbanyak ibadah dan memperbaiki diri.
“Bulan Ramadan ini adalah perjalanan menuju keindahan jiwa, setiap detik adalah ibadah untuk itu ayo kita manfaatkan bulan ini dengan banyak beribadah, berbuat baik sekecil apapun, insyaallah pahala akan mengalir,” katanya. Rabu Malam (12/03).
Selanjutnya Redy Agian memberikan petuah penting kepada para santri Warga Binaan.
“Ini bulan yang penuh Rahmat, jangan terus menyesali atas kesalahan yang dibuat, untuk itu mari perbaiki diri, awali dengan shalat kita. Insyaallah dengan shalat yang disiplin, tertib, jalan terang menuju kebaikan pasti Allah SWT berikan,” jelasnya.
Redy Agian melanjutkan selain itu teruslah bersholawat dan membaca Al Quran.
“Jadikan bulan penuh ampunan ini untuk instrospeksi diri. Jangan lupa bersyukur, perbanyak sholawat, membaca dan pahami Al Quran dan tentunya mohon ampunan kepada Allah SWT,” lanjutnya.
Perlu diketahui selama Ramadan, Rutan Salatiga tetap memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh warga binaan tanpa kecuali sesuai dengan perintah dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto serta pemenuhan hak WBP sesuai dengan aturan yang berlaku seperti dalam arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi.
“Selama Ramadan kami terus memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada seluruh WBP termasuk pemenuhan hak mereka seperti dalam hal makanan, pelayanan hak integrasi, kesehatan, pemenuhan air bersih dan lainnya,” pungkas Redy Agian.
(Cakra)
Tidak ada komentar