
Kab.Semarang|Mediacakranews.com– Ratusan warga mengiringi langkah Zaenal Fahtanuddin (55) saat mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala Desa Rowosari, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu (14/10/2026). Sebelum menyerahkan berkas kepada panitia, Zaenal terlebih dahulu melakukan sungkem kepada sesepuh desa.
Kedatangan Zaenal menjadi bagian dari tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Rowosari. Ia tercatat sebagai bakal calon pertama yang menyerahkan berkas pendaftaran sejak tahapan tersebut dibuka.
Zaenal mengatakan, keputusannya maju dalam kontestasi Pilkades dilandasi kecintaannya terhadap Desa Rowosari. Ia ingin turut melanjutkan perjuangan para pendahulu sekaligus mendorong kemajuan desa melalui tata kelola yang lebih baik.
“Saya ingin meneruskan perjuangan dari yang sebelumnya, sehingga desa bisa tertata lebih baik, dengan akhlak yang baik dan kejujuran,” ujar Zaenal.
Menurutnya, pembangunan desa tidak semata-mata berkaitan dengan infrastruktur. Peningkatan ekonomi masyarakat, kebersihan lingkungan, serta pembentukan karakter dan akhlak juga menjadi hal penting untuk diperhatikan.
Ia berharap Rowosari dapat berkembang menjadi desa yang semakin maju, indah, dan memiliki nama baik di tengah masyarakat.
“Motivasi saya, sekuat tenaga dan pikiran, saya akan melakukan hal-hal yang terbaik untuk desa ini. Saya sangat cinta dengan desa ini,” katanya.
Zaenal juga mengajak masyarakat menjaga kebersamaan dan berpartisipasi dalam membangun desa. Menurutnya, berbagai potensi yang dimiliki Rowosari perlu dikembangkan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.
Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Rowosari, Aris Trihariyanto, menyampaikan bahwa hingga Rabu (14/10/2026), baru satu bakal calon yang secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran.
Meski demikian, panitia telah menerima konsultasi dari sejumlah warga yang berminat mengikuti kontestasi tersebut.
“Untuk yang sudah berkonsultasi ada tiga orang. Kalau yang sudah mendaftar, baru satu,” kata Aris.
Ia menjelaskan, berkas yang diserahkan Zaenal akan diperiksa untuk memastikan kelengkapan dokumen serta kesesuaiannya dengan persyaratan pencalonan. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari tahapan yang harus dilalui sebelum proses selanjutnya dilaksanakan.
Panitia masih memberikan kesempatan kepada bakal calon lain untuk mendaftarkan diri. Berdasarkan jadwal yang disampaikan Aris, pendaftaran ditutup pada Kamis (15/10/2026) pukul 16.00 WIB.
Aris mengatakan, pelaksanaan tahapan pendaftaran sejauh ini berjalan sesuai ketentuan. Panitia berharap seluruh rangkaian Pilkades Rowosari dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Setelah masa pendaftaran berakhir, panitia akan melanjutkan proses pemeriksaan berkas bakal calon sesuai prosedur yang berlaku.
Dalam pelaksanaan Pilkades Rowosari, jumlah pemilih diperkirakan mencapai sekitar 1.600 orang. Pemungutan suara direncanakan berlangsung di empat tempat pemungutan suara (TPS) yang melayani lima dusun di wilayah desa tersebut.
Pembagian lokasi TPS akan mempertimbangkan persebaran pemilih agar proses pemungutan suara dapat berjalan lebih efektif.
Dengan batas akhir pendaftaran yang tinggal sehari, panitia masih menunggu kemungkinan bertambahnya bakal calon yang akan mengikuti Pilkades Rowosari. Jumlah peserta yang melanjutkan ke tahapan berikutnya baru dapat dipastikan setelah masa pendaftaran resmi ditutup.
(Prabu Cakra)
Tidak ada komentar